Contoh Soal TKA Fisika SMA
Contoh Soal
Contoh Soal No. 1

Pada eksperimen fisika, anak-anak ingin menentukan luas sebuah triplek dengan mengukur dimensinya menggunakan penggaris/mistar. Panjang dan lebarnya berturut-turut adalah 120cm120\, \text{cm} dan 80cm80\, \text{cm}. Luas triplek hasil pengukuran adalah \ldots\ldots\ldots

A.

(9600±12)cm2(9600 \pm 12)\, \text{cm}^2

B.

(9600±10)cm2(9600 \pm 10)\, \text{cm}^2

C.

(9600±7.5)cm2(9600 \pm 7.5)\, \text{cm}^2

D.

(9600±5)cm2(9600 \pm 5)\, \text{cm}^2

E.

(9600±2)cm2(9600 \pm 2)\, \text{cm}^2

💡Pembahasan Soal

Ketidakpastian alat ukur =12nst=12(0,1cm)=0,05cm= \dfrac{1}{2} \text{nst} = \dfrac{1}{2}(0,1\, \text{cm}) = 0,05\, \text{cm}

Volume balok, V=plt=(120cm)(80cm)=9600cm2V = plt = (120\, \text{cm})(80\, \text{cm}) = 9600\, \text{cm}^2

Ketidakpastian, ΔAA=Δpp+Δll=0,05120+0,0580    ΔA=10cm2\dfrac{\Delta A}{A} = \dfrac{\Delta p}{p} + \dfrac{\Delta l}{l} = \dfrac{0,05}{120} + \dfrac{0,05}{80} \implies \Delta A = 10\, \text{cm}^2

Jadi volume balok adalah (9600±10)cm2(9600 \pm 10)\, \text{cm}^2

Contoh Soal No. 2

Sebuah bola bermassa mm dilempar dari tanah dengan sudut elevasi θ\theta terhadap horizontal. Terdapat angin yang bergerak horizontal searah gerak bola. Akibatnya bola mengalami gaya horizontal sebesar mg3\dfrac{mg}{\sqrt{3}}. Nilai sudut θ\theta agar jangkauan bola maksimum adalah \ldots\ldots\ldots

A.

3030^\circ

B.

4545^\circ

C.

6060^\circ

D.

7575^\circ

E.

9090^\circ

💡Pembahasan Soal

ax=g3;ay=ga_x = \dfrac{g}{\sqrt{3}}; a_y = -g

Waktu terbang di udara, tflight=2uyg=2usinθgt_{flight} = \dfrac{2u_y}{g} = \dfrac{2u \sin \theta}{g}

R=uxtflight+12axtflight2=2u2g(cosθsinθ+13sin2θ)R = u_x t_{flight} + \dfrac{1}{2} a_x t_{flight}^2 = \dfrac{2u^2}{g} \left( \cos \theta \sin \theta + \dfrac{1}{\sqrt{3}} \sin^2 \theta \right)

Agar maksimal, dRdθ=0\dfrac{dR}{d\theta} = 0

Didapatkan θ=π3=60\theta = \dfrac{\pi}{3} = 60^\circ

Contoh Soal No. 3

Sebuah setengah silinder dengan radius RR diam di atas meja horizontal. Sebuah batang dengan panjang 2R2R bersandar padanya. Ketika momen seperti gambar di bawah ini, θ=30\theta = 30^\circ, dan ujung kanan batang melaju dengan kecepatan VV. Kecepatan angular batang adalah ....

A.

0,273VR0{,}273\dfrac{V}{R}

B.

0,289VR0{,}289\dfrac{V}{R}

C.

0,313VR0{,}313\dfrac{V}{R}

D.

0,364VR0{,}364\dfrac{V}{R}

E.

0,375VR0{,}375\dfrac{V}{R}

💡Pembahasan Soal

Titik A tidak memiliki kecepatan pada arah normal, oleh karena itu

0=VsinθωRcotθ0 = V\sin\theta - \omega R\cot\theta

ω=sinθ Vcotθ R=0,289VR\omega = \dfrac{\sin\theta\ V}{\cot\theta\ R} = 0{,}289\dfrac{V}{R}

Contoh Soal No. 4

Diketahui suatu sistem kumparan gandar dengan jari jari dalam r dan jari-jari luar R yang berada pada bidang horizontal seperti ditunjukan pada gambar. Pada kumparan tersebut akan dibungkus dengan menarik benang dengan tegangan tali T dan sudut θ. Tentukan berapa nilai T maksimal yang mungkin jika pada lantai tersebut kasar dengan koefisien gesek μ dimana kumparan tetap diam!

Screenshot 2025-10-09 095735
A.

T≤Mgcoscosθ+μsinsinθ\frac{Mg}{cos cos θ +μsin sin θ }

B.

T≤μMgcoscosθ+μsinsinθ\frac{μMg}{cos cos θ +μsin sin θ }

C.

T≤μMgcoscosθ+sinsinθ\frac{μMg}{cos cos θ +sin sin θ}

D.

T≤Mgcoscosθμsinsinθ\frac{Mg}{cos cos θ -μsin sin θ }

E.

T≤μMgcoscosθμsinsinθ\frac{μMg}{cos cos θ -μsin sin θ}

💡Pembahasan Soal

Persamaan gerak pada sumbu x!

Screenshot 2025-10-09 095735

Karena sistem tetap diam, maka ∑ F=0

Tcos cos θ =FfF_f …..(*)

Persamaan torsi sistem:

Tr=FfF_f R

Screenshot 2025-10-09 095735

Gaya normal dari sumbu vertikal

∑ F=0

N=Mg-Tsin sin θ …..(**)

Dari gaya gesek statis:

FfF_f≤μN

Substitusikan (*) dan (**)

Tcos cos θ ≤μ(Mg-Tsin sin θ )

Didapatkan: T≤μMgcoscosθ+μsinsinθ\frac{μMg}{cos cos θ +μsin sin θ }

Contoh Soal No. 5

Sebuah batang homogen bermassa MM dan panjang 2L2L terbaring di atas meja horizontal yang licin. Terdapat sebuah paku halus yang tertautkan secara permanen pada meja seperti yang ditunjukkan gambar di bawah ini. Salah ujungnya selalu menyentuh paku sedangkan ujung lain menerima impuls JJ. Kecepatan pusat massa batang sesaat setelah diberikan impuls adalah ....

A.

2J0M2\dfrac{J_0}{M}

B.

32J0M\dfrac{3}{2}\dfrac{J_0}{M}

C.

J0M\dfrac{J_0}{M}

D.

34J0M\dfrac{3}{4}\dfrac{J_0}{M}

E.

12J0M\dfrac{1}{2}\dfrac{J_0}{M}

💡Pembahasan Soal

Misalkan impuls yang diberikan oleh paku adalah J0J_0

Persamaan gerak linear, J+J0=MV0J + J_0 = MV_0 \hfill (1)

Persamaan gerak rotasi terhadap pusat massa, (JJ0)L=ML23ω(J - J_0)L = \dfrac{ML^2}{3}\omega \hfill (2)

Kecepatan ujung O nol sesaat setelah impuls diberikan, oleh karena itu

V0=ωLV_0 = \omega L \hfill (3)

Dari persamaan (1)-(3) kita dapatkan

V0=32J0MV_0 = \dfrac{3}{2}\dfrac{J_0}{M}

Contoh Soal No. 6

Sebuah silinder pejal barang di atas sehelai kertas kasar seperti yang ditunjukkan gambar di bawah ini. Kertas ditarik ke kanan dengan percepatan a0=6 m/s2a_0 = 6\ \text{m/s}^2. Mula-mula silinder berada pada jarak L=10 meterL = 10\ \text{meter} dari tepi kiri kertas. Asumsikan silinder menggelinding tanpa slip. Kecepatan pusat massa silinder ketika berada di tepi kertas adalah ....

Soal 22
A.

5,02 m/s

B.

5,43 m/s

C.

5,66 m/s

D.

6,71 m/s

E.

7,29 m/s

💡Pembahasan Soal

Diagram Benda Bebas

Persamaan gerak translasi, f=Maf = Ma \hfill (1)

Persamaan gerak rotasi, fR=12MR2αfR = \dfrac{1}{2}MR^2\alpha \hfill (2)

Untuk kondisi menggelinding tanpa slip, a=a0Rαa = a_0 - R\alpha \hfill (3)

Dari persamaan (1)-(3) didapatkan

a=a03=2 m/s2a = \dfrac{a_0}{3} = 2\ \text{m/s}^2

Percepatan relatif ar=a0a=4 m/s2a_r = a_0 - a = 4\ \text{m/s}^2

Waktu yang diperlukan hingga tiba di tepi kertas t=2Lar=22 detikt = \sqrt{\dfrac{2L}{a_r}} = 2\sqrt{2}\ \text{detik}

Kecepatan pusat massanya ialah at=5,66 m/sat = 5{,}66\ \text{m/s}

Contoh Soal No. 7

Sebuah pipa Venturi horizontal digunakan pada sistem penyaring air rumah tangga untuk memonitor laju alir air. Diameter pipa utama adalah D1=5cmD_1 = 5\,\text{cm} dan diameter leher Venturi adalah D2=2,5cmD_2 = 2{,}5\,\text{cm}. Sebuah manometer U berisi raksa (Hg) dihubungkan antara bagian hulu (sebelum leher) dan leher Venturi, menunjukkan selisih tinggi kolom h=20cmh = 20\,\text{cm}. Anggap aliran ideal (tak viskos, tak termampatkan) dan pipa berada dalam satu ketinggian (abaikan perubahan energi potensial).

Diberikan: ρair=1000kg/m3\rho_{\text{air}} = 1000\,\text{kg/m}^3, ρHg=13600kg/m3\rho_{\text{Hg}} = 13\,600\,\text{kg/m}^3, dan g=9,8m/s2g = 9{,}8\,\text{m/s}^2.

Berapakah debit volumetrik air yang mengalir melalui pipa tersebut (dalam L/s)?

A.

≈ 0,89 L/s

B.

≈ 3,6 L/s

C.

≈ 7,3 L/s

D.

≈ 1,8 L/s

E.

≈ 1,9 L/s

💡Pembahasan Soal

Karena manometer berisi raksa dan fluida yang mengalir adalah air, selisih tekanan antara hulu dan leher adalah:

ΔP=P1P2=(ρHgρair)gh.\Delta P = P_1 - P_2 = (\rho_{\text{Hg}} - \rho_{\text{air}}) g h.

Hitung nilainya:

ΔP=(136001000)kg/m3×9,8m/s2×0,20m=24696Pa2,47×104Pa.\Delta P = (13600 - 1000)\,\text{kg/m}^3 \times 9{,}8\,\text{m/s}^2 \times 0{,}20\,\text{m} = 24\,696\,\text{Pa} \approx 2{,}47\times10^4\,\text{Pa}.

Lalu hitung kontinuitas (pipa horizontal, aliran tunak):

A1v1=A2v2v2=A1A2v1=(D1D2)2v1=(52,5)2v1=4v1.A_1 v_1 = A_2 v_2 \Rightarrow v_2 = \frac{A_1}{A_2} v_1 = \left(\frac{D_1}{D_2}\right)^2 v_1 = \left(\frac{5}{2{,}5}\right)^2 v_1 = 4\,v_1.

Keudian hitung persamaan Bernoulli antara hulu (1) dan leher (2):

Karena pipa horizontal, suku ketinggian hilang:

P1+12ρv12=P2+12ρv22ΔP=P1P2=12ρ(v22v12).P_1 + \tfrac{1}{2}\rho v_1^2 = P_2 + \tfrac{1}{2}\rho v_2^2 \Rightarrow \Delta P = P_1 - P_2 = \tfrac{1}{2}\rho (v_2^2 - v_1^2).

Substitusi v2=4v1v_2 = 4v_1:

ΔP=12ρ(16v12v12)=12ρ(15v12)=7,5ρv12.\Delta P = \tfrac{1}{2}\rho (16v_1^2 - v_1^2) = \tfrac{1}{2}\rho (15v_1^2) = 7{,}5\,\rho\,v_1^2.

Maka:

v1=ΔP7,5ρ=2,4696×1047,5×10003,291,81m/s.v_1 = \sqrt{\frac{\Delta P}{7{,}5\,\rho}} = \sqrt{\frac{2{,}4696\times10^4}{7{,}5\times 1000}} \approx \sqrt{3{,}29} \approx 1{,}81\,\text{m/s}.

Kemudian hitung debit volumetrik:

Luas penampang utama:

A1=πD124=π(0,05)24=π×0,0006251,963×103m2.A_1 = \frac{\pi D_1^2}{4} = \frac{\pi (0{,}05)^2}{4} = \pi\times 0{,}000625 \approx 1{,}963\times10^{-3}\,\text{m}^2.

Debit:

Q=A1v1(1,963×103)(1,81)3,56×103m3/s.Q = A_1 v_1 \approx (1{,}963\times10^{-3})(1{,}81) \approx 3{,}56\times10^{-3}\,\text{m}^3/\text{s}.

Konversi ke L/s: 1m3/s=1000L/s1\,\text{m}^3/\text{s} = 1000\,\text{L/s}

sehingga Q3,56L/s3,6L/s.Q \approx 3{,}56\,\text{L/s} \approx 3{,}6\,\text{L/s}.

Jawaban yang benar: ≈ 3,6 L/s.

Contoh Soal No. 8

Pada laboratorium terdapat suatu tabung silinder yang berisi air sampai ketinggiannya 20 cm. pipa tersebut kemudian digetarkan dengan frekuensi 320 Hz. Jika gelombang berdiri yang terbentuk seperti terlihat pada gambar dibawah, berapakah kecepatan suara yang merambat di dalam medium udara yang ada pada tabung silinder?

Screenshot 2025-10-09 110635
A.

v=334 m/s

B.

v=343 m/s

C.

v=339 m/s

D.

v=353 m/s

E.

v=363 m/s

💡Pembahasan Soal

Panjang gelombang yang terbentuk di udara adalah

12\frac{1}{2} λ=73-20 cm

λ=106cm =1,06m

Sedangkan kecepatan suara dapat ditentukan dengan:

v=λf

v=1,06×320 Hz=339,2 m/s

Mau lihat pembahasan soal?

Dapatkan pembahasan lengkap untuk setiap soal, langkah penyelesaian, dan tips cepat paham. Gratis — buka pembahasan sekarang.

Scan QR code atau kunjungi link ini untuk lihat pembahasan lengkap:

mimpi.mu/tracks/tka-fisika-sma
QR Code

Scan untuk lihat pembahasan soal

mimpi.mu/tracks/tka-fisika-sma