Contoh Soal TKA Sosiologi SMA
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi:
mimpi.mu/tracks/tka-sosiologi-smaScan untuk latihan lebih banyak
Auguste Comte membagi tahap perkembangan pemikiran masyarakat menjadi tiga: teologis, metafisis, dan positif. Konsep ini menunjukkan bahwa sosiologi berkembang sebagai ilmu yang berusaha ….
menggantikan agama dengan sains secara total
mengkritik semua bentuk pengetahuan tradisional
memahami masyarakat dengan metode ilmiah dan empiris
menyatukan semua ilmu sosial dalam satu disiplin
menjelaskan masyarakat berdasarkan kehendak Tuhan
💡Pembahasan Soal
Hukum Tiga Tahap Auguste Comte menunjukkan keyakinannya bahwa masyarakat akan mencapai tahap positif, di mana pemahaman tentang dunia dan masyarakat didasarkan pada observasi, eksperimen, dan perbandingan yang merupakan inti dari metode ilmiah. Ini menandai kelahiran sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang empiris, bukan spekulatif filosofis atau teologis. Jadi, jawaban soal ini adalah sosiologi berkembang sebagai ilmu yang berusaha memahami masyarakat dengan metode ilmiah dan empiris.
Interaksi sosial merupakan kunci dalam memahami dinamika masyarakat. Salah satu syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat berbentuk langsung maupun tidak langsung. Berikut ini adalah contoh kontak sosial tidak langsung yang paling tepat:
Dua orang siswa bertukar pikiran saat mengerjakan tugas kelompok.
Seorang ibu menasihati anaknya secara tatap muka.
Seorang guru memberikan materi pelajaran melalui video conference kepada murid-muridnya.
Seorang penjual dan pembeli melakukan negosiasi harga di pasar tradisional.
Seorang teman berbincang langsung dengan temannya di taman sekolah.
💡Pembahasan Soal
Interaksi sosial memerlukan dua syarat utama, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kontak sosial langsung dan kontak sosial tidak langsung.
- Kontak sosial langsung adalah interaksi yang terjadi secara tatap muka, di mana individu berkomunikasi secara langsung tanpa perantara. Contohnya adalah berbicara, bersalaman, atau bertukar pikiran secara langsung.
- Kontak sosial tidak langsung adalah interaksi yang terjadi melalui perantara atau media. Individu tidak bertemu secara tatap muka, tetapi tetap terjadi pertukaran informasi atau pesan. Perantara ini bisa berupa alat komunikasi (telepon, internet, surat) atau pihak ketiga.
Mari kita analisis pilihan jawaban:
- A. Dua orang siswa bertukar pikiran saat mengerjakan tugas kelompok. Ini adalah contoh kontak sosial langsung karena terjadi tatap muka dan komunikasi secara langsung.
- B. Seorang ibu menasihati anaknya secara tatap muka. Ini juga merupakan contoh kontak sosial langsung karena melibatkan interaksi tatap muka.
- C. Seorang guru memberikan materi pelajaran melalui video conference kepada murid-muridnya. Ini adalah contoh kontak sosial tidak langsung. Guru dan murid tidak berada di lokasi yang sama secara fisik, tetapi berkomunikasi melalui media (video conference). Media ini menjadi perantara dalam interaksi mereka.
- D. Seorang penjual dan pembeli melakukan negosiasi harga di pasar tradisional. Ini adalah contoh kontak sosial langsung karena terjadi interaksi tatap muka dan komunikasi langsung untuk tawar-menawar.
Dengan demikian, pilihan C adalah contoh kontak sosial tidak langsung yang paling tepat.
Seorang anak sejak kecil belajar bahasa, sopan santun, dan nilai benar-salah di rumah. Lembaga sosial manakah yang paling utama berperan dalam proses sosialisasi primer tersebut?
Keluarga
Sekolah
Pemerintah/Negara
Media massa
Lingkungan Kerja
💡Pembahasan Soal
Kata kunci pada soal adalah belajar nilai dasar sejak kecil (sosialisasi primer). Agen utama sosialisasi primer adalah keluarga karena interaksi paling awal dan intens terjadi di rumah. Sekolah berperan pada sosialisasi sekunder (pengetahuan formal dan disiplin), media massa memperluas referensi nilai dan informasi, sedangkan pemerintah/negara mengatur melalui kebijakan dan penegakan aturan. Karena itu, lembaga yang paling utama adalah keluarga.
Perhatikan situasi berikut di sebuah RW:
- Harga sembako naik tajam menjelang hari raya.
- Kemacetan bertambah pada jam pulang kerja.
- Tradisi gotong royong membersihkan selokan mulai ditinggalkan generasi muda.
- Banjir musiman terjadi akibat curah hujan tinggi.
Berdasarkan ragam gejala sosial di lingkungan sekitar, manakah yang merupakan contoh gejala sosial dalam ranah budaya?
Kenaikan harga sembako menjelang hari raya
Tradisi gotong royong mulai ditinggalkan generasi muda
Kemacetan bertambah pada jam pulang kerja
Banjir musiman akibat curah hujan tinggi
Warga kesulitan membeli bahan makanan karena penghasilan menurun
💡Pembahasan Soal
- Gejala sosial budaya berkaitan dengan nilai, norma, kebiasaan, dan praktik budaya dalam masyarakat. Menurunnya gotong royong menunjukkan perubahan nilai dan pola interaksi sosial (ranah budaya).
- Kenaikan harga sembako adalah gejala sosial ekonomi.
- Kemacetan lalu lintas termasuk gejala sosial dalam bidang transportasi/kepemukiman (struktural-fisik perkotaan).
- Banjir musiman merupakan gejala lingkungan/ekologis.
Jadi, jawaban yang paling benar adalah tradisi gotong royong mulai ditinggalkan generasi muda.
Analisis dinamika masyarakat multikultural berikut ini:

Bagaimana masyarakat multikultural dapat menjaga keharmonisan di antara berbagai kelompok yang berbeda di dalamnya? Salah satu pendekatan utama yang efektif adalah melalui:
Pengembangan kebijakan yang mengutamakan satu budaya dominan di atas budaya lain.
Pemberlakuan aturan yang membatasi interaksi antarbudaya.
Pembatasan interaksi antar kelompok untuk mencegah potensi konflik.
Penerapan sistem hukum yang seragam tanpa mempertimbangkan kekhasan budaya lokal.
Peningkatan interaksi dan dialog antar kelompok, serta pengakuan dan penghormatan terhadap perbedaan budaya.
💡Pembahasan Soal
Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok sosial dengan latar belakang budaya, agama, suku, dan bahasa yang berbeda. Untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat seperti ini, pendekatan yang paling efektif adalah dengan mendorong interaksi dan dialog antar kelompok. Hal ini memungkinkan setiap kelompok untuk saling memahami, mengurangi prasangka, dan membangun rasa saling menghargai. Selain itu, pengakuan dan penghormatan terhadap perbedaan budaya sangat penting agar setiap kelompok merasa dihargai dan memiliki tempat dalam masyarakat. Pilihan lain seperti mengutamakan satu budaya, membatasi interaksi, atau menerapkan sistem hukum yang seragam tanpa pertimbangan budaya justru dapat memperparah ketegangan dan konflik.
Seorang peneliti ingin mengkaji dampak penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial remaja di perkotaan. Setelah mengumpulkan data melalui survei dan wawancara, langkah selanjutnya yang harus dilakukan peneliti adalah...
Menentukan topik penelitian.
Melakukan analisis data.
Menyusun hipotesis penelitian.
Menyebarkan kuesioner.
Menarik kesimpulan tanpa mengolah data lebih lanjut.
💡Pembahasan Soal
Langkah-langkah penelitian sosial umumnya meliputi: penentuan topik, perumusan masalah, penyusunan hipotesis, penentuan metode, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Dalam skenario ini, peneliti sudah selesai mengumpulkan data (melalui survei dan wawancara). Oleh karena itu, langkah selanjutnya yang paling tepat adalah melakukan analisis data untuk menginterpretasikan informasi yang telah terkumpul dan menemukan pola atau hubungan yang relevan.
Sekumpulan individu yang memiliki kesadaran akan identitas bersama, berinteraksi secara teratur, dan memiliki norma serta harapan yang sama disebut sebagai...
Kumpulan orang
Kelompok sosial
Masyarakat umum
Agregasi individu
Organisasi Formal
💡Pembahasan Soal
Kelompok sosial adalah sekumpulan individu yang saling berinteraksi, memiliki kesadaran akan identitas bersama, serta memiliki struktur dan norma yang mengatur interaksi mereka. Ciri-ciri ini membedakannya dari sekadar kumpulan orang atau agregasi individu yang tidak memiliki ikatan dan interaksi teratur.
Ketidaksetaraan sosial merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu faktor penting yang secara signifikan berkontribusi terhadap ketidaksetaraan sosial adalah distribusi sumber daya yang tidak merata dalam masyarakat. Sumber daya ini dapat berupa ekonomi, politik, dan juga akses terhadap pendidikan serta kesehatan.
Dari penjelasan di atas, faktor manakah yang paling mendasar dalam menjelaskan penyebab utama ketidaksetaraan sosial?
Distribusi kekuasaan dan sumber daya yang tidak seimbang
Perbedaan preferensi gaya hidup dan hobi
Perbedaan tingkat kecerdasan individu
Perbedaan selera musik dan film
Adanya keragaman etnis dan budaya dalam masyarakat.
💡Pembahasan Soal
Ketidaksetaraan sosial adalah kondisi di mana individu atau kelompok dalam masyarakat memiliki akses yang tidak sama terhadap sumber daya, kesempatan, dan penghargaan sosial. Faktor utama yang paling mendasar dalam menjelaskan penyebab ketidaksetaraan sosial adalah distribusi kekuasaan dan sumber daya yang tidak seimbang. Ini mencakup ketidakmerataan dalam kepemilikan modal, akses terhadap pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan politik. Pilihan A, B, dan D adalah faktor yang kurang relevan atau bukan penyebab utama dari ketidaksetaraan sosial.
Konflik sosial yang terjadi antara kelompok buruh dan manajemen perusahaan mengenai tuntutan kenaikan upah dapat dikategorikan sebagai konflik berdasarkan apa?
Konflik antarindividu
Konflik budaya
Konflik antarkelompok
Konflik antargenerasi
Konflik antar kelas sosial
💡Pembahasan Soal
Konflik antara kelompok buruh dan manajemen perusahaan mengenai upah mencerminkan perbedaan kepentingan dan posisi dalam struktur sosial ekonomi. Kelompok buruh mewakili kelas pekerja, sementara manajemen perusahaan mewakili kelas pemilik modal atau pengelola. Oleh karena itu, konflik ini paling tepat dikategorikan sebagai konflik antarkelas.
Perubahan sosial yang terjadi akibat pengaruh teknologi informasi dan komunikasi sering kali memengaruhi pola interaksi masyarakat. Salah satu contohnya adalah penggunaan media sosial yang menggantikan komunikasi langsung secara tradisional. Berdasarkan perubahan tersebut, bentuk perubahan sosial yang terjadi dapat digolongkan ke dalam kategori apa?
Perubahan kecil (minor change)
Perubahan yang tidak direncanakan (unplanned change)
Perubahan yang direncanakan (planned change)
Perubahan besar (major change)
Perubahan struktural politik
💡Pembahasan Soal
Perubahan sosial yang disebabkan oleh teknologi informasi dan komunikasi seperti media sosial dapat digolongkan sebagai perubahan besar (major change). Hal ini karena dampaknya cukup luas dan signifikan, tidak hanya mengubah pola komunikasi individu, tetapi juga mempengaruhi budaya, cara pandang, hingga struktur sosial. Perubahan ini terjadi dalam skala besar dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Globalisasi membawa pengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, salah satunya adalah dalam bidang ekonomi. Salah satu dampak globalisasi di bidang ekonomi adalah munculnya perusahaan multinasional yang beroperasi di berbagai negara. Apa pengaruh utama dari keberadaan perusahaan multinasional terhadap negara-negara berkembang?
Meningkatkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal
Mengurangi ketergantungan pada teknologi asing
Meningkatkan kemandirian ekonomi negara berkembang
Menyebabkan penurunan investasi asing langsung
Mengurangi aktivitas perdagangan internasional antarnegara berkembang.
💡Pembahasan Soal
Keberadaan perusahaan multinasional di negara-negara berkembang biasanya memberikan dampak positif berupa peningkatan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Perusahaan tersebut sering kali membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar untuk mendukung operasionalnya, terutama di sektor manufaktur atau jasa. Namun, dampak ini juga perlu dianalisis lebih lanjut karena sering kali disertai tantangan seperti ketergantungan pada perusahaan asing, eksploitasi tenaga kerja, atau dampak lingkungan yang perlu diawasi.
Fenomena globalisasi telah membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam pola konsumsi. Salah satu dampak dari globalisasi adalah meningkatnya konsumsi produk-produk impor yang dianggap lebih berkualitas dibandingkan produk lokal. Bagaimana sikap yang seharusnya dimiliki oleh masyarakat agar tetap kritis terhadap fenomena tersebut?
Mendukung penuh produk impor tanpa mempertimbangkan kualitas produk lokal.
Menolak semua produk impor untuk menjaga kelangsungan produk lokal.
Membandingkan kualitas produk impor dan produk lokal secara objektif dan mendukung produk lokal yang memiliki kualitas baik.
Mengabaikan keberadaan produk lokal dan hanya fokus pada produk impor.
Menolak pengaruh globalisasi karena dapat mengancam jati diri bangsa.
💡Pembahasan Soal
Sikap kritis dalam menghadapi globalisasi mencakup kemampuan untuk menganalisis dampak globalisasi secara rasional dan tidak emosional. Dalam konteks konsumsi, masyarakat sebaiknya membandingkan kualitas produk impor dan lokal secara objektif. Apabila produk lokal memiliki kualitas yang baik, maka mendukung produk lokal dapat membantu meningkatkan perekonomian nasional. Dengan demikian, masyarakat dapat bersikap bijak dalam memilih produk tanpa menolak globalisasi secara mentah-mentah.
Mau lihat pembahasan soal?
Dapatkan pembahasan lengkap untuk setiap soal, langkah penyelesaian, dan tips cepat paham. Gratis — buka pembahasan sekarang.
Scan QR code atau kunjungi link ini untuk lihat pembahasan lengkap:
mimpi.mu/tracks/tka-sosiologi-smaScan untuk lihat pembahasan soal
mimpi.mu/tracks/tka-sosiologi-sma